Sabtu, 12 Oktober 2013

Nexian Bagi Bagi Hadiah

Pada awal bulan November 2011 hingga 4 Desmber 2011, vendor lokal, NEXIAN bagi-bagi hadiah.
Segera kunjungi alamat-alamat yang tertera pada gambar di bawah ini.


Gosok-gosok dan menangkan hadiah jutaan rupiah.
Selamat mengikuti sayembara ini.
Read more...

Jumat, 11 Oktober 2013

Opera Mini 5 1 Tak Lagi Boros Memori

OSLO, KOMPAS.com — Beberapa pengguna Opera Mini 5 yang mengeluh karena browser terlalu berat diakses kini bisa sedikit lebih lega. Opera telah merilis versi 5.1 yang mencoba tak boros memori sehingga kenyamanan berselancar di internet dengan ponsel menjadi lebih baik.

Opera Mini 5.1 disebut akan menyempurnakan pengalaman menjelajahi web pada ponsel dengan memori yang terbatas. Pembaruan ini meliputi tampilan dengan kulit baru yang optimal untuk membuka
halaman lebih banyak secara bersamaan, lebih cepat untuk menggulir halaman, dan secara keseluruhan meningkatkan performa browsing.

Upgrade ini sangat direkomendasikan untuk para pengguna ponsel Nokia S40 dengan memori terbatas, seperti ponsel populer Nokia 5130 XpressMusic, Nokia 6300, dan Nokia 2700. Upgrade ini juga ditujukan bagi pengguna ponsel dengan ukuran layar kecil, seperti ponsel Sony Ericsson K550i dan Sony Ericsson W810i. Pembaruan ini tidak dikhususkan bagi pengguna Opera Mini pada ponsel pintar atau ponsel canggih lainnya yang sudah menggunakan memori jauh lebih besar.

"Tujuan dari Opera Mini adalah untuk membuat web tersedia untuk siapa pun, di mana pun, tanpa melihat perangkat yang digunakan," ujar Lars Boilesen, CEO Opera Software, dalam siaran persnya, Kamis (8/7/2010). Ia mengatakan, saat ini lebih dari 61 juta orang menggunakan Opera Mini dengan lebih dari 3.000 jenis perangkat.

Selama ini, Opera Mini menawarkan akses internet dengan cepat dan biaya rendah. Server Opera Mini mengompresi data yang akan dikunjungi pengguna hingga 90 persen sebelum konten dikirimkan kembali pada ponsel. Halaman web tidak hanya lebih cepat dibuka, tapi juga dengan kecepatan lebih kencang. Kompresi ini mengurangi besarnya data yang termuat secara drastis, yang artinya dapat menghemat biaya browsing untuk paket yang dibayar berdasarkan besarnya data per MB, dan khususnya ketika terkena biaya roaming.

Untuk mengunduh Opera Mini 5.1 silakan kunjungi http://m.opera.com dari browser bawaan di ponsel Anda dan Opera secara otomatis akan memilih versi yang optimal untuk ponsel tersebut.


Read more...

Kamis, 10 Oktober 2013

LG Optimus G Pro Phablet 5 5 Layar Jernih Berotak Empat

TeknoKeren.com - Masih seputar MCW 2013 Bercelona, kali ini berita terbaru dari LG. Dalam acara tersebut diperkenalkan sebuah phablet Android Jelly Bean yaitu LG Optimus G Pro. Bukankah beberapa waktu lalu LG sudah memasarkan Optimus G. Dengan menyisipkan kata-kata "Pro" tentu ada sesuatu yang tambahkan didalammnya.

Semua perangkat keras terbaik dari LG tertanamkan didalamnya. Itulah gambaran dari Optimus G Pro. Lihat saja, phablet LG ini diperlengkapi layar besar berukuran 5,5 inci dengan true HD-IPS + LCD capacitive touchscreen dan resolusi 1920 x 1080 piksel sedangkan kerapatan resolusi dalam setiap inci mencapai 401 ppi. Tak heran jika kinerja layarnya mampu menhasilkna gambar yang jernih.

Dengan layar 5,5 inci,  ini  mengidentifikasi G Pro sebagai pesaing utama dari Samsung Galaxy Note 2 dan jika dibandingkan, maka Optimus G Pro yang menang, Note 2 hanya memakai layar AMOLED, 1280 x 720 piksel.

LG Optimus G Pro 
Lihat juga dapur pacunya,  Optimus G Pro dipersenjatai prosesor quad-core Snapdragon CPU 600 berkecepatan  1,7 GHz yang kinerja yang lebih tinggi dari pada Optimus G yang hanya 1,5 GHz. Kombinasi yang mantap, apalagi G Pro dibekali asupan batreai yang besar dengan kapasitas 3140 mAh. Dan semaua kierjanya didukung dengan RAM 2 GB dan memori internal berkapasitas 32 GB dengan slot microSD yang bisa diperluas  hingga 64 GB.

LG Optimus G Pro diperlengkapi kamera 13 MP dengan autofocus dan LED flash. Selain itu, ditambahkan modus panorama yang sangat pintar dan juga berkemampuan untuk merekam video dengan kedua kamera pada saat yang sama. G Pro juga talh diperlengkapi koneksi jalur LTE dan beragam konektifitas lokal lainnya seperti Wifi, Bluetooth, NFC dan microUSB v2.0.

Bukankah semua fiturnya sangat mewah? Namun sayang sekali, LG Optimus G Pro tidak akan dipasarkan di Uni Eropa. Untuk saat ini, hanya untuk negara Jepang dan beberapa negara Asia dan mungkin juga Amerika Serikat. Di Korea, Optimus G Pro tersedia dengan harga $890.

SPECIAL TANKS: Pricepanda.co.id

Read more...

Ponsel Android Seharga 900 Ribuan Bertenaga Surya

Umeox Mobile, produsen ponsel di China, baru-baru ini mengumumkan telah merilis smartphone bertenaga surya. Umeox mengklaim ini adalah Android pertama di dunia yang didayai oleh sinar matahari.

Ponsel bernama Umeox Apollo dan diperkenalkan perdana pada ajang Mobile World Congress di Barcelona itu memanfaatkan sumber energi surya yang dikembangkan oleh Intivation, perusahaan asal Amsterdam yang menyediakan solusi sumber energi alternatif untuk ponsel.

Meski telah hadir OS Android terbaru yakni Android 2.3 atau Gingerbread, seperti dikutip dari TG Daily, Selasa (1/3/2011), Umeox Apollo masih menggunakan Android 2.2 alias Froyo.

Didukung fitur layar sentuh, memori flash 1GB, RAM 512 MB dan kamera 3 megapixel, Umeox Apollo diharapkan mampu bersaing.

Namun memang, fitur-fitur tersebut terbilang biasa. Satu-satunya hal yang bisa menarik minat konsumen sepertinya memang bertumpu pada keunikannya yang bisa di-charge dengan energi dari matahari.

Untuk saat ini, Umeox Apollo baru akan didistribusikan di negeri sendiri. Selanjutnya, barulah akan merambah ke negara lain, salah satunya Amerika Serikat. Soal harga, cukup terjangkau. Umeox akan membanderolnya seharga USD 100 atau sekitar Rp 900 ribuan.(Detikinet.com)


Read more...

Rabu, 09 Oktober 2013

EGGPADZ Happy series 3D Tablet Paling Murah

Inilah tablet paling murah di Indonesia, harganya adalah 699 ribu rupiah saja.
Prosesornya 1.2 Ghz, NAND Flash 8GB, RAM 512MB.

Perlu diketahui, selama ini rekor tablet termurah dipegang oleh Advan Vandroid T2Ci yang harganya juga 699 ribu rupiah. Loh, bukannya sama harganya, benar sekali, tapi jeroannya beda sobat. Coba cek saja prosesornya masih besar eggpadz. Memang seri Happy dari Eggpadz terkenal murahnya.

Eggpadz ini merupakan vendor lokal Indonesia yang mengutamakan kualitas dengan harga tablet yang murah. Lihat isi/spesifikasinya terlebih dahulu sebelum bilang murah atau mahal.
Ingat, garansi eggpadz adalah 3 tahun.

EGGPADZ Happy series 3D

Spesifikasi:
Dimensi 19.4cm×12cm×11cm
Berat 0.35Kg
 CPU Boxchip A13 -1.2 Ghz
Color White
Memory External up to 32 GB
Layar 7.0" TFT Capasitive IPS, 800x480 pixel, 3D
Memory Internal 512 MB ,8 GB Flash
USB 1 micro USB 2.0
Network Wireless Network WiFI Wirelles LAN 802.11
Bluetooth -
Audio MP3,VMA,APE,FLAC,OGG,WAV
Camera 0.3 MP
Operating system Andorid IceCream sandwich 4.0
Card Reader 1 SD CardReader
Cable 1 USB data cable, 1 OTG cable
Standard Warranty 3-year Limited Warranty by Authorized Distributor
Battery Li-Po 1800 mAH,3.7V
Adapter External AC Adapter,220V Input,5V DC Output,3A
Video 3GP,MPEG,DAT,MP4
Read more...

Riset Iptek Nuklir Bisa Hasilkan Kedelai Unggul

Di tengah hiruk pikuk krisis kedelai, muncul nama Harry Is Mulyana. Periset kedelai sejak 1982 di Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) itu menyesalkan krisis yang terjadi saat ini.

Penemu enam varietas kedelai nasional yang sudah diuji coba di 23 provinsi ini mengatakan krisis kedelai tidak perlu terjadi bila pemerintah berpihak kepada petani. Lebih jauh tentang krisis kedelai, berikut petikan wawancara dengan Harry Is Mulyana.

Apa saja varietas kedelai yang anda hasilkan?

Awalnya varietas guntur pada 1983, kemudian varietas Muria pada 1987. Keunggulan varietas hasil iradiasi nuklir ini tahan penyakit karat daun karena adanya bakteri rhizobium yang menempel pada bintil akar. Bakteri ini menyebabkan kedelai memiliki antibodi sehingga tidak gampang kena penyakit.

Kemudian pada 1991 muncul varietas Tengger yang ditanam di tanah genjah. Delapan tahun kemudian ditanam varietas Meratus. Barulah pada 2004 diterbitkan varietas Rajabasa yang hanya bisa ditanam di tanah yang pH lebih rendah atau lahan gambut. Varietas Rajabasa ini tumbuh subur di wilayah gambut Kalimantan.

Saya kemudian mengembangkan varietas Mitani yang tahan penyakit karat daun serta serangga apis penyebab virus pada kedelai. Dua tahun kemudian muncul Mutiara-1. Ukuran kedelainya lebih besar. Varietas Mutiara-1 saya ciptakan karena terinspirasi kedelai impor yang besar-besar.

Sudah uji lokasi dimana saja?
Sudah di 23 propinsi. Tidak semua saya ingat di kota atau di kabupaten mana. Untuk Jawa Timur di Blitar, Jember, Banyuwangi, sedangkan pusat penelitian kedelainya di Malang. Kemudian di Jawa Tengah ada di Grobogan deket Semarang. Di Grobogan ada varietas kedelai lokal yang jadi ikon daerah, namanya varietas kedelai Grobogan. Di Jawa Barat ada di Garut dan Majalengka. Di Kalimantan juga ada, Sulawesi, Sumatera, Sumatera, Nusa Tenggara, dan Bali. Papua dan Maluku belum, karena dana riset kami terbatas.

Apa keunggulan Mutiara-1 jika dibandingkan dengan varietas kedelai impor?

Varietas Mutiara-1 ini memiliki berat rata-rata 23,3 gram per 100 biji, atau dua kali lipat dari rata-rata kedelai unggul nasional yang beratnya 12-15 gram per 100 biji. Kedelai Mutiara-1 ini mampu mensubtitusi kebutuhan industri tahu tempe nasional yang saat ini masih bergantung pada kedelai impor. Hasil uji ternyata kandungan proteinnya tinggi mencapai 37,7 % rasanya lebih gurih karena kandungan minyaknya lebih banyak. Kalau kedelai impor pasti bukan kedelai segar, stock lama. Rasanya tidak gurih.

Ada keunggulan lainnya?

Varietas Mutiara-1 mempunyai rendemen tahu mencapai 373,3% dan rendemen tempe sebesar 193,3%. Artinya setiap 1 Kg kedelai Mutiara-1 mampu menghasilkan 3,77 Kg tahu dan 1,933 Kg tempe, sedangkan kedelai impor hanya mencapai 323% untuk rendemen tahu dan 188,3% untuk rendemen tempe.

Kedelai varietas Mutiara-1 ini mempunyai rata-rata hasil yang tinggi mencapai 2,43 ton per/ha di atas produksi rata-rata varietas Burangrang maupun varietas Wilis yang mencapai 2,2 ton dan 2,3 ton/ha. Sedangkan Rajabasa yang baru saja dipanen di Maros, Sulawesi Selatan, mampu mencapai 4 ton/ha.

Apakah kedelai non impor bisa memenuhi kebutuhan nasional?

Oh, jelas sudah bisa memenuhi kebutuhan nasional. Dari uji lokasi saja sudah terbaca berapa kemampuan produksinya. Contohnya di Maros, Sulawesi Selatan baru saja panen varietas Rajabasa sebanyak 4 ton/ha. Ini sama dengan di Jambi. Kemudian di Banyuwangi rata-rata panen untuk varietas Mitani dan Rajabasa rata-rata 2,5 ton/ha. Kenapa berbeda, karena tergantung kondisi alamnya.

Namun rata-rata produksi nasional 1,3 ton/ha sekarang ini harus ditingkatkan menjadi 1,6 ton/ha untuk bisa swasembada. Apalagi 2 ton/ha. Sebenarnya bisa digenjot sampai disitu. Semua itu sangat tergantung dengan bagaimana sikap pemerintah.

Kalau dulu bisa (swasembada), sekarang harusnya bisa lebih maju lagi bukan malahan menjadi pengimpor. Masalahnya ada di tata niaga petani kesulitan harga, makanya hanya mampu segitu saja, kalau mau ditambah, bisa, tapi keberpihakan pada petani tidak ada.

Dari segi teknologi pertanian, apakah Indonesia sudah menguasai?

Sudah, di Indonesia banyak sekali varietas unggulan baik lokal maupun nasional. Ini harus dilindungi dan dikembangkan.Masalahnya bagaimana pemerintah mendukung semua ini. Mulai dari harga, lahan, dan sebagainya.Pemerintah harusnya mendorong petani menanam kedelai dengan tetap memberi kesejahteraan kepada petani.

Sumber : http://ads2.kompas.com/layer/batan/home/index/36
Read more...

Selasa, 08 Oktober 2013

Grup Musik yang Pertama Rekaman di Dunia




Black Line - Teknologi rekaman kaset yang mulai tergusur cakram digital, sudah dirumuskan sejak 1878 oleh Oberlin Smith. Insinyur mekanik ini mulai berpikir soal rekaman magnetic setelah berkunjung ke Laboratorium Edison. Pemikiran Smith soal rekaman magnetik ini kemudian dipublikasikan oleh The Electrical World pada 8 September 1888 dengan judul ‘Beberapa Kemungkinan Bentuk Ponograf’.

Kemudian di tahun 1898, Valdemar Poulsen menemukan prinsip-prinsip  rekaman magnetic saat dia bekerja di Copenhagen Telegraph Company. Di tahun itu pula dia patenkan penemuan Telegrafon dengan nomor paten 661.619.

Saat paten Poulsen’s kedaluwarsa di tahun 1918, Jerman berupaya mengembangkan teknok perekaman magnetik. Sepanjang 1920 hingga 1945, tercipta sederet alat perekam yang menggunakan pita logam dikembangkan. Dari sinilah industri rekaman mulai berputar.

Lalu, grup musik apakah yang pertama kali masuk dapur rekaman di dunia ini? Tahun 1936 menjadi tahun yang sangat penting bagi dunia music. Di tahun itu, rekaman perdana grup musik berlangsung. The London Philharmonic Orchestra, dicatat vintagecassettes.com sebagai grup musik pertama di dunia yang masuk dapur rekaman.

Rekaman mulai dijalankan tanggal 19 November dengan konduktor Sir Thomas Beecham. Rekaman berlangsung di aula konser milik BASF di Ludwigshaven. Kaset yang digunakan untuk rekaman saat itu masih berupa gulungan pita magnetik berukuran besar.

Kaset kecil seperti kita lihat banyak dimanfaatkan di era 1980-1990-an mulai dikenalkan ke pasar tahun 1963. BASF menjadi industri pelopor yang memasarkannya. Kemudian di tahun 1968, pabrik kaset TDK juga meluncurkan kaset modern dengan seri TDK Super Dynamic. Dari situlah kemudian bisnis kaset berkembang pesat hingga awal tahun 2000-an.
Read more...